Rabu, 21 Maret 2012

Komitmen

      Ternyata untuk menjalani sebuah komitmen dalam suatu hubungan itu membutuhkan kesungguhan yg benar-benar mantap. Well, terbukti dengan apa yang telah saya jalani. Komitmen bukan sekedar kata-kata yg dapat terlupakan begitu saja, karena komitmen merupakan janji seiya sekata antara kedua belah pihak yg saling mencintai dan tentu saling menyayangi.
      Bagi pasangan yang sedang menjalani sebuah komitmen tentu akan ada rintangannya. Siapa saja yang melanggar komitmen, maka akan mendapatkan sanksi terhadap pribadi yg menjalani sebuah komitmen. Tidak hanya sekedar itu, kepercayaan pasangan pun akan terganggu. Apalagi bila pasangan terus mengulangi kesalahannya, menurut saya itu merupakan kerusakan komitmen yg fatal. Sulit untuk menata kembali komitmen yang telah tersirat tanpa ada keinginan yang sangat tinggi atas keseriusan menjalani komitmen.
      Mengapa saya menulis ini? Jawabannya adalah karena saya telah menjalani komitmen itu, apa yang saya tulis sama dengan yang terjadi terhadap diri saya. Akhirnya komitmen itu dihilangkan dan saya jalani hidup dengan istilah lain, yaitu pacaran. Walau kecewa dengan keadaan hubungan saya sekarang ini, tapi saya akan tetap berusaha untuk melakukan yang terbaik. Satu kalimat yg senantiasa dapat menguatkan diri saya dan saya jadikan batu loncatan untuk berusaha lebih baik lagi adalah "Alloh mempunyai rencana yg lebih baik untuk saya", saya percaya itu.
      Agar dapat terus hidup lurus benar, saya akan jalani hidup dengan rencana yang brilian. Istiqomah, keinginan saya adalah menjadi orang yang mempunyai perusahaan makanan dan pemilik saham dari sebuah perusahaan. Amin Ya Alloh Ya Robbalalamin.
      Thanks guys yang telah membaca tulisan saya ini, buatlah komitmen yang benar-benar kamu bisa menjalaninya dan hidup bahagia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar